Beranda

Senin, 21 Desember 2020

INTEGRASI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PEMBELAJARAN "BENTUK BUDAYA POSITIF GURU SADAR KODRAT ZAMAN"

INTEGRASI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PEMBELAJARAN

BENTUK BUDAYA POSITIF GURU SADAR KODRAT ZAMAN


Pandemi Covid-19 makin menyadarkan kita para tenaga pendidik bahwa kesadaran akan  kodrat keadaan berupa kodrat alam dan zaman merupakan hal penting yang harus ada dalam diri tiap pendidik. Pembelajaran yang dilaksanakan secara daring akibat penyebaran Covid-19 yang kian masif dan meluas seharusnya menampar kesadaran pendidik untuk "melek" teknologi. Karena alternatif pelayanan pembelajaran dalam kondisi pandemi ini adalah dengan optimalisasi teknologi informasi dalam pembelajaran. Tetapi pada kenyataannya masih banyak pendidik yang belum sadar atau sudah sadar tetapi seperti tertatih-tatih dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam pelayanan pembelajarannya kepada siswa.

Untuk itu diperlukan gerakan aksi nyata untuk melatih dan mendampingi pendidik agar dapat terbiasa memanfaatkan teknologi informasi dalam pelayanan pembelajarannya. Salah satunya adalah dengan melaksanakan pelatihan atau workshop mengintegrasikan teknologi informasi dalam pembelajaran. Kegiatannya adalah menyusun kembali dan mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan pemanfaatan platform Google Formulir dan YouTube dalam RPP yang kemudian dalam proses pelaksanaan pembelarannya pendidik dapat memberikan materi berupa video pembelajaran sekaligus lembar kerja dalam satu Google Formulir yang sama yang selanjutnya dibagikan melalui WhatsApp Group kelas. Platform ini dipilih untuk mengatasi hambatan ketika banyak siswa mengeluh kesulitan dengan penggunaan Learning Manajemen System yang tampilan di gawai/smartphone mereka susah untuk digunakan (tidak user friendly).

Hasil dari pelatihan ini berupa terkumpulnya RPP baru untuk semester genap ini yang otomatis juga terkumpulnya materi berupa video pembelajaran yang telah diunggah ke akun YouTube sekolah serta lembar kerja siswa dalam bentuk Google Formulir.

Dalam proses kegiatannya tentu saja menghadapi kendala, terutama adalah membangun motivasi guru yang rendah dalam belajar teknologi informasi. Untuk itu perlu tim pendamping dari guru-guru yang telah terbiasa dengan teknologi informasi.

Pelatihan ini tentu saja harus ditindaklanjuti agar hasil dan tujuan dapat terus berkesinambungan tidak berhenti hanya dipelatihan saja. Untuk itu direncanakan adanya evaluasi dari tim manajemen sekolah khususnya tim pengembang kurikulum, hasil evaluasi tersebut menjadi dasar rencana kegiatan berikutnya. Memfasilitasi guru untuk mengikuti lomba inovasi pembelajaran dan penghargaan kepada guru yang memiliki motivasi tinggi serta hasil yang sesuai target serta berkelanjutan juga merupakan rencana yang akan dilaksanakan.